PEKANBARU - Tim Polres Bandung dan Jajaran Polda Riau berhasil membongkor sindikat perdagangan wanita yang selama ini dipekerjakan sebagai pekerja seks komersial (PSK) di sebuah lokalisasi di Kecamatan Mandau, Kabupaten Bengkalis, Riau.
Dalam pembongkaran Kamis (15/5) kemarin, polisi berhasil menyelamatkan 33 orang wanita yang diduga menjadi korban sindikat tersebut.
Pantauan okezone, Jumat (16/5/2008), ke 33 wanita ini kebanyakan masih berusia belasan tahun. Wanita yang sebagian besar dari Jawa Barat ini dipaksa dipekerjakan di sebuah tempat pelacuran bernama Bukit Permai. Disinilah mereka di pekerjakan secara paksa untuk melayani nafsu pria hidung belang
"Tim Polres Bandung bersama tim kita berhasil menggerebek sebuah tempat prostitusi. Dalam pengerebakan itu, polisi berhasil mengamankan puluhan wanita yang rata-rata dari Bandung. Mereka selama ini dipekerjakan secara paksa sebagai WTS," terang Kepala Kepolisian Sektor Mandau, AKP Ade Mulyana, Jum'at (16/5/2008).
Ade menambahkan, terbongkarnya sindikat perdanganan manusia (trafficking) ini setelah salah satu korban yang dipekerjakan sebagai PSK, Halima, berhasil menghubungi pihak kelurganya di Bandung. Dia mengaku selama hampir tiga bulan dipekerjakan secara paksa sebagai pemuas nafsu seks kaum adam
Mendengar berita itu, keluarga Halima langsung menghubung aparat Polres Bandung. Mendapat laporan tersebut, Polres Bandung yang dipimpin Kasat Reskrim Polres AKP Legawa Utama langsung terjun ke lokasi.
"Dari Bandung mereka itu diiming-imingi bekerja disebuah cafe di Riau dengan gaji yang lumayan . Sewaktu mereka sampai di Riau, mereka langsung dijual oleh dua orang germo. Mereka hampir tiga bulan sudah diperjakan di lokalisasi. Kini dua orang germonya masih dititipkan ditempat kita" imbuh Kapolsek Mandau AKP Ade Mulyana.
Selain mengamankan puluhan wanita yang dua di antaranya sedang hamil, polisi juga berhasil mengamankan dua orang germonya dengan inisial AC dan TS.
"Mungkin hari ini mereka akan dibawa ke Polres Bandung, karena mereka memang berasal dari sana. Sedangkan puluhan wanita yang selama ini diperjakan sebagai PSK telah dipulangkan tadi malam," paparnya.
(kem)