JAKARTA - Enam majelis agama di Indonesia akan melakukan pertemuan akbar 20-22 Mei 2008 mendatang. Pertemuan akbar ini diselenggarakan dalam rangka menyambut ulang tahun hari kebangkitan nasional.
Enam majlis agama tersebut diantaranya Majelis Ulama Indonesia (MUI), Persekutuan Gereja-Gereja Indonesia (PGI), Konferensi Wali Gereja Indonesia (KWI), Perwakilan Umat Budha Indonesia (Walubi), Persatuan Hindu Dharma Indonesia (PHDI), dan Matakin. Pertemuan ini digalang karena agama dinilai memiliki andil besar dalam pembentukan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).
"Kita ingin bersama-sama menciptakan gerakan moral kegamaan dalam mengawal kesatuan NKRI," ujar Ketua Panitia Slamet Effendi Yusuf dalam konfrensi persnya di ruang rapat MUI Masjid Istiqlal Jl Wijayakusuma Jakarta Jumat (16/5/2008).
Slamet juga mengatakan, dengan forum ini, para majelis agama ingin menunjukkan kepada bangsa Indonesia dan dunia bahwa agama bukanlah sumber konflik masyrakat yang mengakibatkan disintegrasi bangsa.
"Selama ini konflik-konflik yang terjadi karena perebutan potensi sumber daya alam dan yang lainnya selalu membawa-bawa dan mengkambinghitamkan agama," tambah Effendy yang juga mantan ketua BK DPR RI.
Dengan adanya pertemuan akbar antara majelis-majelis agama tersebut, direncanakan akan ada rekomendasisebagai solusi alternatif perdamaian dunia dengan contoh kerukunan umat beragama di Indonesia.(lut)
(fit)