Soal BBM, Istana Inginkan Dialog Bukan Demo

|

Soal BBM, Istana Inginkan Dialog Bukan Demo

JAKARTA - Pemerintah membuka pintu dialog kepada mahasiswa dan mayarakat yang menentang kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM). Ajakan dialog ditempuh untuk meredam unjuk rasa yang terus bergulir.

"Daripada melakukan unjuk rasa lebih baik dengan dialog, sehingga saya bisa mendengar dan melihat langsung keluhan mereka," ujar Juru Bicara Presiden Andi Mallarangeng, di Kantor Presiden, Jalan Medan Merdeka Utara, Jakarta Pusat, Senin (26/5/2008).

Andi memaklumi adanya perbedaan pendapat, dalam menyikapi kebijakan yang diumumkan Jumat 23 Mei malam lalu. Sebab itu, pemerintah ingin memberikan wadah untuk melakukan dialog secara terbuka.

"Karena belum tentu unjuk rasa itu terdengar dan spanduknya terbaca. (Lebih baik) seperti kemarin, saya menerima mahasiswa UI untuk melakukan dialog. Kalau perlu saya datang ke kampus," tuturnya.(pie)

(mbs)

berikan komentar anda

Login untuk komentar

Login
komentardisclaimer

    berita lainnya

    Baca Juga

    Setiap Hari, SAS Habisi Delapan Anggota ISIS