BANDUNG - Acara perpisahan Gubernur Jawa Barat, Danny Setiawan beserta wakilnya, Nu'man Abdul Hakim berlangsung sedih dan haru. Pasalnya, masa kepemimpinan keduanya dalam memimpin Provinsi Jabar akan berakhir dalam hitungan hari.
Dalam acara yang bertajuk "Malam Penuh Kenangan Bersama Danny Setiawan dan Nu'man Abdul Hakim" ini digelar pada malam tadi pukul 20.00 WIB di Ballroom Hotel Papandayan. Dalam acara ini hadir sejumlah tokoh sunda, unsur muspida, budayawan dan unsur lainnya.
"Rasanya baru kemarin saya bersama Kang Nu'man bersama dalam memimpin Jabar. Waktu itu, saya bersama beliau (Nu'man) sangat bertekad untuk memperbaiki sumber daya manusia di Jabar. Tak terasa masa kepemimpinan kami akan segera berakhir." ujar Danny saat memberikan sambutan, Jumat (6/6/2008).
Hal senada juga disampaikan Nu'man ketika diminta untuk memberikan sambutannya. Menurut Nu'man, ketika dirinya terpilih menjadi Wagub, kondisi Jabar ketika itu tengah mengalami masa sulit karena baru diterpa krisis.
"Sekalipun sulit, saya tetap berusaha dan terus berkomunikasi dengan kang Danny dalam menjalankan tugas. Saya ucapkan terima kasih kepada semua yang sudah mendukung kami selama memimpin Jabar. Saya harap pemimpin yang baru dapat membawa Jabar menjadi lebih baik." tandasnya.
Sejak tahun 2003 silam, Danny dan Nu'man dipercaya menjadi gubernur dan wakil gubernur Jabar. Keduanya sempat "pisah ranjang" ketika harus berkompetisi di Pilgub Jabar 2008.
Saat itu, Danny berpasangan dengan Iwan Sulandjana dan Nu'man mendampingi Agum Gumelar. Namun keduanya terpaksa harus mengakui kemenangan Ahmad Heryawan-Dede Yusuf (Hade).
Rencananya, pada tanggal 13 Juni mendatang, masa pemerintahan mereka akan digantikan oleh pasangan Hade. Pelantikan sendiri rencananya akan digelar di Gedung Merdeka, Jalan Asia Afrika, Bandung.
(kem)