JAKARTA - Menteri Kesehatan (Menkes) Siti Fadillah Supari meminta Pengurus Besar Ikatan Dokter Indonesia (PB IDI) mempertimbangkan keadaan pihak Rumah Sakit Pusat Pertamina (RSPP) pada saat mengumumkan kematian mahasiswa Universitas Nasional (Unas) Maftuh Fauzi. Hal ini terkait rencananya PB IDI yang akan membentuk tim investigasi untuk mengusut kematian Maftuh.
"Mudah-mudahan PB IDI bisa mempertimbangkan faktor kontekstual atau keadaan saat itu," kata Menkes saat dihubungi oleh okezone, Selasa (24/6/2008).
Menurutnya, harus dilihat apakah saat itu dokter RSPP dalam keadaan terpaksa atau tidak. Jadi karena keadaan yang luar biasa, akhirnya dokter menyebutkannya.
Hal ini juga pernah terjadi saat Almarhum mantan Presiden Soeharto dirawat. Data rekam medis penguasa orde baru, pada akhirnya dibuka ke media massa. Ini pun atas persetujuan pihak keluarga.
"Jadi harus dilihat secara kontekstual dan arif," tegasnya lagi.
(Hariyanto Kurniawan)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.