Gubernur NTT Dilantik 16 Juli Mendatang

|

KUPANG - Gubernur dan Wakil Gubernur NTT masa jabatan 2008-2013 akan dilantik 16 Juli 2008 mendatang. Saat ini, KPUD NTT masih memberikan waktu selama tiga hari kepada masyarakat guna menyampaikan keberatan atau gugatan hukum berkaitan dengan penetapan pasangan calon terpilih yang diumumkan Minggu 22 Juni lalu. Namun, sejauh ini belum ada keberatan yang disampaikan masyarakat.

"Apabila dalam tiga hari tidak ada keberatan maka KPUD akan mengusulkan ke Mendagri melalui Ketua DPRD NTT untuk melakukan pelantikan yang dijadwalkan 16 Juli mendatang," kata anggota KPUD NTT Jhon Lalangkoe yang dihubungi di Kupang, Selasa (24/6/2008).

Sesuai keputusan KPUD NTT, pasangan calon gubernur terpilih yakni Frans Leburaya yang berpasangan dengan Esthon Foennay. Pasangan calon dari PDI Perjuangan ini unggul atas dua calon lainnya dengan total perolehan suara sebanyak 772.030 suara atau atau 37,35 persen dari 2.067.230 suara sah.

Sedangkan calon Partai Golkar, Ibrahim Agustinus Medah-Paulus Moa, berada di urutan kedua perolehan suara yakni 711.116 suara atau 34,40 persen dan pasangan calon Koalisi Abdi Flobamora (PKB, PNBK, Partai Pelopor dan PPDI), Gaspar Parang Ehok-Julius Bobo berada di urutan ketiga perolehan suara yakni 584.082 atau 28,25 persen.

Sementara itu, proses verifikasi faktual terhadap partai politik peserta pemilu 2009 yang dilakukan KPUD NTT telah berakhir pekan lalu. Sebanyak 28 parpol dari 35 parpol dinyatakan lolos verifikasi administrasi. Tujuh partai lainnya tidak memiliki kepengurusan ditingkat provinsi sehingga dinyatakan tidak lolos verifikasi ditingkat provinsi.

Kepala Bagian Program dan Teknis Penyelenggara Pemilu KPUD NTT Gregorius Nggadas mengatakan, enam dari tujuh partai yang tidak lolos verifikasi administrasi tidak memeliki kepengurusan ditingkat provinsi. Enam partai tersebut yakni Partai Nurani Umat, Partai Kedaulatan, Partai Demokrasi Kedaulatan Rakyat, Partai Serikat Indonesia dan Partai Matahari Bangsa.

"Sedangkan Partai Pemersatu Bangsa setelah diverifikasi ternyata tidak memiliki sekertariat partai dan ketua partainya mengaku tidak lagi menjadi pengurus partai tersebut. Ketujuh partai ini tidak akan mengikuti pemilu di provinsi NTT, sedangkan 28 partai lainnya dari 35 partai yang lolos di KPU Pusat memenuhi persyaratan," kata Nggadas.

Menurutnya, hasil verifkasi ini akan diputuskan dalam rapat pleno KPUD NTT pekan depan, dan hasil pleno tersebut akan dikirim ke KPU Pusat untuk proses administrasi selanjutnya.

(hri)

berikan komentar anda

Login untuk komentar

Login
0 komentardisclaimer

    berita lainnya

    Baca Juga

    Romy Tuding Pimpinan DPR Intervensi Fraksi PPP