tragedi sukhoi

NEWS » News

Polda Jabar Kerjasama Polda Metro Ungkap Trafficking

Selasa, 15 Juli 2008 02:45 wib

BANDUNG - Kepolisian Daerah (Polda) Jawa Barat terus memburu dua tersangka penjual 40 wanita (trafficking) dari Jawa Barat ke Jakarta yang diperkerjakan untuk eksploitasi seks di tempat hiburan. Bahkan Polda Jabar juga tengah berkoordinasi dengan Polda Metro Jaya terkait masalah tersebut.

Kepala Bidang Humas Polda Jabar Kombes Pol Dade Achmad mengatakan, dua tersangka pelaku yang masuk daftar pencarian orang (DPO), yakni ER dan RD. Sedang tiga tersangka yang masih ditahan dan terus menjalani pemeriksaan adalah seorang lelaki Ok, dan dua wanita, AM serta EL. Pemeriksaan tersebut dilakukan untuk mengungkap jaringannya yang lebis besar.

"Kasus ini sebenarnya terbongkar sebulan lalu, setelah Polda Metro Jaya mengamankan 40 orang wanita asal Jabar yang coba dijadikan pekerja seks komersial (PSK) pada salah satu tempat di Jakarta," ujar Dade, Senin (14/7/2008).

Koordinasi yang dilakukan Polda Jabar dan Polda Metro Jaya, kata dia, berhasil  ketika Polres Bandung menangkap tiga tersangka tersebut. Penjualan yang dilakukan para tersangka sudah berbentuk sindikat trafficking.

"Kami memperkirakan, dua DPO itu masih berada di wilayah Jabar dan Jakarta. Guna lebih efektif, Polda Jabar dan Polda Metro Jaya terus melakukan koordinasi dalam membongkar sindikat ini," paparnya.

Dade menerangkan, ke 40 korban yang berhasil diselamatkan saat itu berasal dari berbagai kabupaten dan kota di Jabar. Namun sebagian besar korban asal Bogor, Sukabumi, dan sisanya dari Kab Bandung. Rata-rata korban berusia masih abg dan diperdaya oleh pelaku dengan iming-iming pekerjaan.

"Para pelaku diperkirakan sudah profesional termasuk modus meraih simpati calon korbannya. Hal ini terbukti, tanpa kesulitan dalam tempo tidak lama, mereka berhasil mengumpulkan 40 wanita," tegasnya. Cara kerja mereka pun sudah sangat terstruktur dan rapi.
(Yugi Prasetyo/Sindo/kem)