JAKARTA - Pendongeng Anak Nasional, Paman Kwek-Kwek (atau Kak Hendro Temble), berhasil mendongeng dengan waktu total 48 jam (8 jam sehari) selama enam hari berturut-turut sejak 15-20 Juli 2008, di Mal Taman Anggrek, Jakarta Barat.
Paman Kwek-kwek mendongeng di Mal tersebut dalam rangka mempromosikan sebuah program tabungan milik bank swasta nasional. Selama mendongeng, Paman Kwek-kwek menggunakan cara antara lain: monolog, pantomim, menggunakan boneka, sulap, dan interaktif dengan anak-anak yang menonton.
Antusiasme para penonton sejak hari pertama cukup tinggi, hingga pukul 20.00 WIB di hari terakhir mendongeng (20/7/2008) jumlah penonton mencapai sekira tiga ratus orang. Tema cerita yang diusung dalam dongengnya adalah tentang sebuah kerajaan (Kingdom) bernama Kerajaan Pari Jagung Lekso.
Ketika ditanya tentang nilai cerita yang ditanamkan dalam dongeng-dongengnya, Paman Kwek-kwek menyatakan ia berharap dongeng-dongengnya dapat meningkatkan kesadaran orangtua tentang pentingnya menanamkan sikap dan akhlak yang baik terhadap anak-anak.
"Nilai-nilai cerita dalam dongeng saya, intinya mengajak anak-anak dan juga orangtuanya untuk senantiasa mengajak dan berbuat serta berahlak baik dalam kehidupan sehari-hari," pungkas Paman Kewk-Kwek.
Dalam acara ini, Paman Kwek-Kwek berhasil menirukan 147 karakter dan suara dalam dongengannya.
(Fitra Iskandar)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.