Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Granat Peninggalan Perang Akhirnya Ditemukan

Kuntadi , Jurnalis-Senin, 21 Juli 2008 |18:45 WIB
Granat Peninggalan Perang Akhirnya Ditemukan
Foto: Kuntadi/Sindo.
A
A
A

KULONPROGO - Setelah mencari selama beberapa jam, akhirnya sebuah granat peninggalan jaman Belanda ditemukan oleh Tim Gegana Satbrimob Polda DIY di lahan milik almarhum Ranu Dimejo.

Sebelumnya petugas melakukan penyisiran di lokasi kejadian, yang terletak di pedukuhan Kasihan I, Desa Ngentakrejo, kec Lendah menggunakan alat detektor.

Salah seorang kerabat Ranu Dimejo, Wasul Aswandi, mengatakan, granat yang diketemukan ini merupakan peninggalan dari kakeknya. Sebelum meninggal, almarhum pernah menceritakan tentang adanya senjata yang dikubur di dalam tanah. Tepatnya dibawah jendela disisi barat rumahnya yang hancur akibat gempa ini. Takut benda ini meledak, cerita ini dilaporkan kepada petugas Polsek Lendah. "Dulu granat tersebut pernah ditaruh di atap rumah, tetapi kemudian dikubur karena takut meledak," tutur Aswandi, Senin (21/7/2008).

Sementara itu, cucu Ranu Dimejo, Muh Wasiri mengaku daerahnya dahulu merupakan basecamp tentara Indonesia saat perang agresi militer Belanda. Menurut cerita pada tahun 1947-1948 banyak tentara Indonesia yang melewati daerah tersebut usai perang gerilya melawan Belanda di Yogyakarta. Dua jembatan penghubung, yakni Jembatan Srandakan dan Bantar sudah dikuasai oleh Belanda.

"Granat itu hanya pemberian saja. Dulu dijelaskan kalau ada Belanda Lewat langsung dilempar saja, karena bisa meledak," tutur Muh Wasiri.

Dua unit tim Gegana, dari Polda yang diturunkan di lokasi langsung melakukan penyisiran dengan alat detector. Pencarian difokuskan di lokasi yang ditunjukkan oleh keluarga. Selang satu jam pencarian, benda ini ditemukan terpendam dengan kedalaman mencpai lebih dari satu meter. Granat ini ditemukan dalam kondisi sudah berkarat dan terbungkus oleh tanah.

"Kami belum bisa mengidentifikasi, karena ini masih terbungkus tanah," tutur Kasubden Gegana Polda DIY, AKP Dh Supraba. Nantinya granat yang masih aktif ini akan dibawa ke laboratorium Gegana.

(Syukri Rahmatullah)

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement