BULUKUMBA - Seorang wartawan media cetak nasional, Harian Seputar Indonesia (Sindo), tanpa sebab yang dipukuli hingga babak belur oleh seorang lurah di Bulukumba, Sulawesi Selatan (Sulsel). Akibatnya korban sempat tidak sadarkan diri selama 4 jam.
Wartawan Sindo Muhammad Yusuf dianiaya oleh Lurah Loka, Andi Baso Bintang, saat melakukan tugas jurnalistiknya. Yusuf langsung dianiaya saat berniat meminta informasi penyaluran beras miskin (raskin) dan garam beryodium yang diduga bermasalah di Kelurahan Loka, Kecamatan Ujung Bulu, Kabupaten Bulukumba, Sulsel, sekira pukul 11.00 Wita, Rabu (30/7/2008).
Sebelum kejadian, Yusuf sedang melewati Kantor Kelurahan Loka dan melihat puluhan masyarakat yang sedang sibuk menerima penyaluran raskin dan garam beryodium dari aparat kelurahan.
"Saya singgah untuk mencari berita dan mewawancarai masyarakat dan staf yang ada di ruang aula depan," tutur Yusuf.
Namun berbarengan dengan itu, Andi Baso yang mengetahui kedatangan Yusuf, menanyakan maksud kedatangan Yusuf. Setelah dijelaskan, Baso menarik Yusuf ke ruangannya didampingi stafnya yang kemudian dikunci. Tanpa basa-basi, Baso langsung memukuli Yusuf.
Setelah tidak mampu lagi menerima pukulan yang bertubi-tubi dan Baso tidak juga mau menerima penjelasannya, Yusuf akhirnya melarikan diri. Walaupun sempat menerima pukulan-pukulan lainnya dari para staf Kelurahan Loka, Yusuf dengan kondisi wajah yang berdarah-darah, berhasil menyelamatkan diri dan lari ke Polres Bulukumba untuk melaporkan penganiayaan tersebut.
Yusuf kemudian dibawa oleh anggota Polres Bulukumba ke Unit Gawat Darurat (UGD) RSUD Andi Sultan Dg Raja, Bulukumba untuk mendapat perawatan. Korban juga sempat tidak sadarkan diri selama empat jam setelah dirawat karena lemah dan banyak darah yang keluar.
(Hariyanto Kurniawan)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.