BULUKUMBA - Tudingan membabi buta dilayangkan Lurah Loka Andi Baso Bintang saat menganiaya wartawan Seputar Indonesia (Sindo) Muhammad Yusuf. Baso menuding Yusuf merupakan wartawan suruhan.
Tudingan Baso yang lulusan Sekolah Tinggi Pemerintahan Dalam Negeri (STPDN) ini, dilatarbelakangi adanya pemberitaan di media massa terkait dugaan adanya ketidakberesan penyaluran beras miskin (raskin) dan garam beryodium di Kelurahan Loka, Kecamatan Ujung Bulu, Kabupaten Bulukumba, Sulawesi Selatan (Sulsel). Baso menuding Yusuf sebagai wartawan suruhan yang mencoba mempermasalahkan adanya ketidakberesan itu.
"Mana kartu identitasmu. Saya sudah lama mencari wartawan. Ada beritanya mengenai penyaluran raskin dan garam beryodium tiga bulan lalu yang tidak enak. Saya menjawab kalau saya wartawan Sindo," tutur Yusuf mengutip dialog saat penganiayaan terjadi, Rabu (30/7/2008).
Yusuf dipaksa untuk mengakui siapa yang menyuruhnya ke kantor lurah untuk mencari berita. Namun, Yusuf yang berada dalam tekanan berkali-kali menjawab dirinya bukan disuruh oleh siapapun. Dirinya menjalankan tugas jurnalistiknya sebagai wartawan.
Tapi, Baso terus mendesaknya dan mengancam akan memukul Yusuf lagi. Akhirnya, Yusuf pun menyelamatkan diri. Saat berlari keluar ruangan, Yusuf juga mendapat pukulan dari beberapa orang yang mengejarnya.
(Hariyanto Kurniawan)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.