getting time...

NEWS » News

Tirani Modal Penyakit Demokrasi Indonesia

Angiola Harry - Okezone
Rabu, 6 Agustus 2008 02:35 wib

JAKARTA - Salah satu jawaban mengenai persoalan demokrasi, yang sejauh ini belum bisa memberikan kesejahteraan terhadap bangsa Indonesia, adalah dengan menguasai pengetahuan  tentang logika tirani modal.

Hal itu dikatakan Direktur Eksektutif Elsam Agung Putri dalam pidato pengantar pada pembukaan Konperensi Warisan Otoritarianisme, Demokrasi dan Tirani Modal di Gedung Pusat Studi Jepang Fakultas Ilmu Budaya Universitas Indonesia, Selasa (5/8/2008).

"Tujuan demokrasi yang berujung pada kesejahteraan rakyat, menjelang satu dekade reformasi ini belum bisa terealisasi karena faktor utama yang terus menghantui. Yaitu tirani modal yang menguasai hampir semua lini," kata Putri.

Lebih jauh mengenai hal itu, ahli hukum Firman Jaya Daeli mengatakan, ada tiga ruang yang bisa dimasuki oleh tirani modal.

"Pertama, saat pembentukan kepengurusan partai politik, baik di kongres, muktamar, munas, musda hingga lapis anak cabang. Kedua, saat proses rekruitmen calon kepala daerah, mulai dari pendaftaran, verifikasi, fit and proper test. Dan ketiga, saat proses pencalonan anggota legislatif, baik nasional atau daerah," kata Firman.


(rgi)