JAKARTA - Sebanyak 3.000 eksemplar ensiklopedi Alquran milik PT Gema Insani Press (GIP) disita jajaran Polda Metro Jaya. Penyitaan ini ditenggarai karena PT GIP memalsukan hak cipta buku tersebut.
"Buku ensiklopedia Alquran tersebut kami jadikan barang bukti dan sudah kami sita dari berbagai tempat penjualan," ujar Kasat Industri dan Perdagangan Polda Metro Jaya AKBP Golkar Pangarso di Mapolda Metro Jaya, Rabu (27/8/2008).
Pangarso menjelaskan buku-buku ini disita karena ada laporan pelanggaran hak cipta dari PT Al Mahira selaku pemilik lisensi resmi dari penerbit Darul Fikr yang berlokasi di Damaskus, Suria.
"Laporannya 12 Mei lalu. Kemudian Senin kemarin kami melakukan penyitaan sekira 3.000 buku dari gudang dan toko GIP di Depok," terangnya.
Buku-buku yang berjudul asli Quraniyatul Muyyassarah itu, kata dia, saat ini disimpan di Gudang Satuan Industri dan Perdagangan Polda Metro Jaya. "Sementara kita data untuk pengembangan penyidikan," ungkapnya.
Dia menjelaskan PT Al Mahira telah menunjukkan dokumen resmi kepemilikan lisensi Ensiklopedi Alquran. Sehingga PT Gema Insani Press terancam telah melanggar UU Nomor 19/2002 tentang Pemalsuan Hak Cipta.
(Muhammad Saifullah )
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.