Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Maarif: Pancasila Dikhianati dalam Perbuatan

Insaf Albert Tarigan , Jurnalis-Senin, 15 September 2008 |18:32 WIB
Maarif: Pancasila Dikhianati dalam Perbuatan
A
A
A

JAKARTA - Enam Presiden telah memerintah Indonesia sejak 1945, namun hingga saat ini, belum ada kebijakan pemerintah yang pro terhadap orang miskin.

"Sejak proklamasi belum ada kebijakan yang pro orang miskin. Sementara kemiskinan tetap setia bersama kita," ujar pendiri Maarif Institut, Syafii Maarif.

Hal itu diutarakannya saat memberikan sambutan dalam acara tasyakuran penganugerahan Magsaysay Award 2008 di Gedung Dakwah Muhammadiyah, Jalan  Menteng Raya No 62, Menteng Jakpus, Senin (15/9/2008).

Selama ini para pemimpin dinilai tidak mampu mengapresiasi Pancasila dalam kehidupan nyata. Sehingga Pancasila hanya sebatas jargon.

"Pancasila itu bagus, dimuliakan dalam kata, dipuji dalam tulisan, tapi dikhianati dalam perbuatan," tamah Maarif.

Sebab itu dia meminta para pemimpin Indonesia di masa mendatang untuk meniru Ramond Magsaysay (mantan Presiden Filipina) yang dikenal memiliki integritas terhadap pelayanan umum serta idealismenya dalam membangun demokrasi.

"Tirulah Magsaysay sedikit supaya kemiskinan tidak terus-terusan begini," ujar Maarif.

(Fitra Iskandar)

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement