JAKARTA - Wacana koalisi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) dengan Partai Keadilan Sejahtera (PKS) ditanggapi biasa oleh Wakil Sekjen Golkar, Rully Chairul Azwar.
"(Penjajakan koalisi) itu sah-sah saja tetapi bukan berarti mengarah pada koalisi sebenarnya. Itu masih penjajakan," tegas Rully kepada okezone, Minggu (22/9) lewat telepon.
PDIP dan PKS mempunyai karakter yang cukup berbeda sehingga selama ini jarang terlihat bisa berjalan seiringan. Menurut Rully, jika memang berkoalisi, kemungkinan koalisi itu tak akan langgeng.
"Mereka enggak pernah cocok tuh. Selama belum jelas (siapa) capres (nya), koalisi bisa tidak langgeng," tambahnya.
Namun, apabila penjajakan PDIP-PKS berlanjut kepada koalisi yang sesungguhnya, Rully menanggapinya secara positif. "Kalau bisa terjadi (koalisi) bagus, nasionalis dan Islam,"ucapnya.
Sementara itu, Partai Golkar sendiri saat ini belum fokus untuk membuka koalisi dengan partai lain."Saat ini Golkar masih melakukan penjajakan," kita putuskan bulan April 2009," jawabnya.
Namun demikian dia menyatakan Golkar membuka diri bagi siapa saja yang ingin berkoalisi dengan partainya. "Pada dasarnya Golkar akan berkoalisi dengan partai-partai yang belum punya calon (capres-cawapres)." tambahnya. (fit)
Silahkan kirim komentar Anda. Kami berhak menghapus komentar apabila diperlukan