JAKARTA - Aksi belasan petani di Banyumas, Jawa Tengah yang membakar benih padi Mari Sejahterakan Petani (MSP) yang dipromosikan Megawati Soekarnoputri, belum diketahui oleh Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP).
"Saya malah belum tahu beritanya jadi saya belum bisa menanggapi," kata Sekretaris Fraksi PDIP Ganjar Pranowo saat dikonfirmasikan hal ini kepada okezone, Rabu (15/10/2008).
Dia menambahkan, baru bisa memberi tanggapan setelah mengetahui langsung mengenai duduk permasalahannya. "Ini sudah pernah terjadi di Medan. Ternyata ada konflik lain yakni persaingan antar caleg lalu hal ini digunakan sebagai alat," ujarnya.
Seperti diberitakan sebelumnya, para petani Banyumas mengatakan pengurus DPC PDIP Banyumas dan DPP PDIP berjanji akan membeli hasil panen mereka. Namun kenyataannya tidak demikian.
"Setahu saya seperti misalnya saya punya daerah pemilihan dan para anggota sepakat menanam yang sifatnya lebih pada uji coba. Jadi tidak ada perjanjian jual beli seperti itu," tandasnya.
(lsi)