JAKARTA - Ketua Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Demokrat Anas Urbaningrum, mendorong adanya kompromi pengambilan keputusan Rancangan Undang-Undang (RUU) Pemilu Presiden. Pihaknya mengaku menghindari voting karena dinilai tak ada angka keramat.
"PD setuju untuk menaikkan angka menjadi 20 persen kursi hasil pemilu DPR. Kami juga berharap kepada fraksi dari parpol-parpol yang lain, terutama Golkar dan PDIP untuk bersedia turun ke angka 20 persen kursi juga," katanya kepada okezone di Gedung DPR Senayan, Jakarta, Selasa (21/10/2008).
Anas juga berharap, kelegowoan antarfraksi, agar RUU Pilpres segera disahkan sehingga tak banyak waktu dan tenaga yang terbuang.
Seperti diketahui, tidak adanya titik temu dalam forum lobi terakhir RUU Pilpres, Rabu 15 Oktober lalu, dinilai beberapa pihak akan berpotensi pada pengambilan keputusan lewat voting.
(Dede Suryana)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.