PADANG - Badan Meteorologi dan Geofisika (BMG) Tabing Padang, Sumatera Barat meminta warga Padang untuk mewaspadai angin kencang pada dua hari ke depan. Ini dikarenakan kecepatan angin melebihi batas normal dari biasanya yang hanya 15 Km/jam menjadi 25 Km/jam.
"Hal ini dipicu tekanan angin cukup rendah dari Samudera Hindia atau jauh dari bawah garis equator," kata Edi Sasmita, Koordinator Analisa BMG Padang di Padang, Jumat (24/10/2008).
Bahkan BMG juga memperkirakan kawasan pantai barat Sumatera akan dihantam angin kencang selama dua hari ke depan. "Kecepatannya tidak menentu, sewaktu-waktu akan muncul pada pagi dan malam hari," ujar Edi.
Edi menambahkan, tekanan rendah tidak pernah di bawah garis equator dan sampai saat ini garis tersebut sudah mencapai 1.000 Milli Barr. "Dengan adanya angin kencang ini kondisi gelombang dilaut juga tidak menentu. Tinggi gelombang bisa mencapai 1 sampai 3 meter dibibir pantai, untuk itu para nelayan diminta untuk berhati-hati kalau melaut," terangnya.
(lsi)