KSAD Serahkan Bentrokan Kopassus-Marinir ke Polisi

|

JAKARTA - Markas TNI Angkatan Darat menyerahkan sepenuhnya anggota Kopassus yang terlibat bentrok dengan anggota marinir di kawasan Ancol, Jakarta Utara Jumat 31 Oktober lalu, kepada Polres Jakarta Utara.

"Diproses sesuai aturan hukum yang berlaku," kata Kepala Staf Angkatan Darat Agustadi Sasongko kepada wartawan dalam pesan singkatnya, Senin (3/11/2008).

Untuk selanjutnya, pihaknya menyerahkan proses penanganan hukum selanjutnya kepada pihak kepolisian. "Diproses di wilayah hukum kejadian," katanya.

Sementara itu, Kepala Penerangan TNI Angkatan Laut Laksamana Muda Iskandar Sitompul menyampaikan, dalam peristiwa itu satu anggota TNI AD mengalami luka tembak dan beberapa orang prajurit tengah dimintai keterangan oleh polisi militer.

"Pemeriksaan terhadap para anggota TNI baik AL maupun AD masih terus berlangsung sehingga belum dapat diketahui secara pasti apa penyebab bentrokan tersebut," katanya melalui telepon.

Kepala Pusat Penerangan TNI Marsekal Muda Sagoem Tambun menyerahkan kepada masing masing angkatan untuk melakukan klarifikasi atas kejadian bentrok fisik tersebut.

Pihaknya tidak ingin masalah ini dibesar-besarkan menjadi urusan Markas Besar TNI. "Biar yang lebih berhak menyelesaikan dan menyampaikan duduk permasalahannya," katanya.

Bentrok fisk antara anggota Kopassus dangan anggota Marinir terjadi di sebuah tempat hiburan malam yang terletak di kawasan Ancol, Jakarta Utara pada Jumat malam lalu.

Belum diketahui pemicu dari bentrokan yang mengakibatkan satu dari anggota Kopassus yang terkena tembakan. Hingga kini pihak kepolisian dari Polres Metro Jakarta Utara masih melakukan penyelidikan terhadap anggota yang terlibat.

(uky)

berikan komentar anda

Login untuk komentar

Login
0 komentardisclaimer

    berita lainnya

    Baca Juga

    Hong Kong dan Makau Tetap Satu China