YOGYAKARTA - Sri Sultan Hamengkubuwono X tidak akan mengganti namanya dengan nama kecilnya saat maju dalam bursa calon presiden kelak.
Sultan menegaskan, dirinya tetap akan memakai nama Hamengkubuwono dan tidak akan menggantinya dengan nama kecilnya, yaitu Herjuno Darpito.
Pernyataan Sultan ini sekaligus menjawab permintaan dari beberapa kalangan seperti kelompok perangkat desa ISMAYA dan Partai Golkar Daerah Istimewa Yogyakarta, agar dia tidak memakai nama Hamengkubuwono setelah menyatakan diri maju sebagai capres pada 28 Oktober lalu.
"Hamengkubuwono itu nama saya. Herjuno Darpito nama kecil saya. Orang Indonesia boleh kan 1.000 kali ganti nama," ujar Sultan di Kepatihan, Yogyakarta, Senin (3/11/2008).
Selain enggan mengganti namanya, Sri Sultan juga membantah telah bertemu dengan beberapa kandidat capres lain seperti Megawati. Disamping itu, kata Sultan, pencapresannya kemarin juga baru sebatas menjawab pertanyaan dari masyarakat.
"Belum ada pertemuan kok. Kemarin kan juga baru menjawab saja kalau saya bersedia maju," katanya.
Dalam kesempatan ini, Sultan juga enggan berkomentar banyak seputar pencapresannya. Ia dan timnya mengaku masih akan terus melakukan penjajakan kepada beberapa parpol serta menunggu perkembangan hasil Pemilu Legislatif terlebih dahulu. "Ini baru penjajakan. Ditunggu setelah Pemilu Legislatif saja," tegas Sultan.
(Satria Nugraha/Trijaya/ful)