JAKARTA - Wakil Presiden (Wapres) Jusuf Kalla meminta konflik internal Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) segera diselesaikan sebelum akhir tahun 2008.
Hal tersebut ditegaskan Wapres saat menerima Ketua Umum KNPI versi Kongres Ancol Ahmad Dolly dan Ketua Umum KNPI versi Kongres Bali Aziz Syamsuddin. Di hadapan Wapres, kedua pihak sepakat akan menyelenggarakan Kongres Luar Biasa (KLB) untuk memilih ketua umum yang baru.
"Baru saja peringatan Sumpah Pemuda, kita dikejutkan dengan tambahan 2 KNPI, kita ingin agar tetap semua satu. Pemerintah tidak akan intervensi internal. Tapi pemerintah tidak ingin ada konflik, kita ingin ada kesatuan,"
ujar Wapres di Gedung II Istana Wapres, Jalan Medan Merdeka Selatan, Kamis (20/11/2008).
Wapres meminta, di tengah perbedaan pendapat jangan sampai ada perbedaan prinsip pokok dan jangan sampai terjadi perpecahan.
"Masing-masing pasti ada alasan-alasan. Saya terima di sini dengan satu alasan supaya jangan ada perpecahan. Kalau komitmen dilanggar maka tidak ada kepercayaan lagi," papar Wapres.
Dalam kesempatan tersebut, Wapres juga meminta agar KNPI tidak bicara politik. Semua latar belakang anggota hendaknya ditinggalkan.
"Pemerintah akan senang kalau tidak sampai akhir tahun bisa selesai. 2009 satu KNPI. Jangan wariskan contoh organisasi yang terpecah," tandasnya.
(hri)