getting time...

NEWS » News

Kemat Cs Bebas, Kapolres Jombang Diperiksa

K. Yudha Wirakusuma - Okezone
Jum'at, 5 Desember 2008 16:33 wib
Kemat saat dipeluk kakaknya. Foto: Tritus Julan/sindo.
Kemat saat dipeluk kakaknya. Foto: Tritus Julan/sindo.

JAKARTA - Sebanyak 15 polisi diperiksa secara intensif terkait kasus salah tangkap pelaku pembunuhan Asrori versi kebun tebu di Jombang, Jawa Timur.

Mereka adalah para penyidik, pembantu penyidik, dan Kapolres Jombang. "Kasus Jombang sudah ada yang diperiksa 15 orang. Yang jelas mereka adalah penyidik dan pembantu penyidik. Kapolres juga dimintai keterangan," ujar Kadiv Humas Mabes Polri Abubakar Nataprawira kepada wartawan di Jakarta, Jumat (5/12/2008).

Para petugas di atas akan diperiksa berdasarkan kode etik profesi dan pidana umum. Adapun pihak yang menangani kasus ini adalah Polda Jawa Timur.

"Kalau memang terpidana merasa dipukuli atau segala macam, itu bisa dikenakan pidana umum yaitu pasal 325 atau pasal 351 KUHP. Untuk kode etik profesi sendiri kami akan semaksimal mungkin menyelidiki," ungkapnya.

Perlu diketahui dalam kasus salah tangkap pelaku pembunuh Asrori versi kebun tebu di Jombang, polisi telah menetapkan tiga tersangka yaitu Imam Khambali alias Kemat, Devid Eko Priyanto, dan Maman Sugiyanto.

Kemat dan Devid kemudian masing-masing divonis 17 dan 12 tahun. Selain Kemat dan Devid kasus ini juga melibatkan Maman Sugiyanto, tapi proses hukumnya masih berjalan dan belum ada vonis.

Selanjutnya, Maman dibebaskan karena terbukti tidak bersalah. Begitu pula dengan Kemat dan Devid yang menyusul bebas lantaran Mahkamah Agung memutuskan menganulir keputusan PN Jombang terhadap keduanya.

Ketiganya bebas karena akhirnya terbukti mayat di kebun tebu itu adalah Fauzin Suyanto warga Nganjuk. Sedangkan mayat Asrori ditemukan di belakang rumah Verry Idham Henyansyah di Dusun Maijo Desa Jatiwates, Kecamatan Tembelang, Jombang.

Misteri pembunuhan itu terkuat setelah Ryan mengakui bahwa salah satu korban yang sebelumnya disebut polisi sebagai Mr X, karena identitasnya belum terungkap, adalah Asrori.

Sementara itu Fauzin Suyanto diketahui dibunuh oleh Rudi Hariyanto alias Rangga dan Joni Irwanto. Motif pembunuhannya, korban kerap ingkar memberikan upah yang sesuai saat mengajak Rudi berkencan, sehingga Fauzin yang menyukai sesama jenis itu dihabisi di kebun tebu.(ful)
(uky)