BANDUNG - Sebanyak 198 sepeda onthel memeriahkan hari jadi kota Bandung ke 198 Sabtu pagi. Selain itu, acara bertema ?Parade Bandung Creative 198' juga menampilkan sejumlah kesenian khas kota Bandung dan parade kendaraan hias.
Wali Kota Bandung Dada Rosada mengatakan, kegiatan ini merupakan momentum mempromosikan kota Bandung sebagai salah satu tujuan wisata kepada daerah lain hingga ke mancanegara.
"Bandung Blosoom merupakan pusat kegiatan masyarakat Bandung yang menampilkan kreativitas warga Bandung," kata Dada, Sabtu (6/12/2008).
Dalam pawai tersebut, sekitar 198 onthel menjadi peserta pertama yang memulai rangkaian parade. Uniknya, para pengendara menggunakan pakaian khas tempo dulu.
Sedangkan rombongan di belakangnya kesenian tradisional khas sunda antara lain Rampak Dog-dog, Reog, Kasreng, Benjang, Kuda Renggong, dan Marching Band dari SD Banjarsari Bandung.
Disusul, puluhan kendaraan hias seperti sepeda, motor, mobil hias dari berbagai instansi, delman, dan becak semakain meramikan parade ini. Tak hanya itu, puluhan komunitas motor dan sejumlah kreatif lainnya juga turut menjadi bagian dari pergelaran tersebut.
Dalam pawai ini, panitia menggunakan Jalan Merdeka hingga Lapangan Gazibu Bandung. Akibatnya, terjadi kemacetan di beberapa jalur yang dilewati peserta parade.
Sementara itu, Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Kadisbudpar) kota Bandung Askari Wirantaatmadja mengatakan, tujuan diselenggarakannya acara ini untuk memunculkan kembali kecintaan dan kepedulian masyarakat kota Bandung terhadap lingkungannya dan kondisi di kota Bandung.
"Makanya nama acaranya Bandung Blossom, yang artinya Bandung Berbunga. Tujuannya agar masyarakat ingat bahwa Bandung merupakan kota kembang yang lingkungannya perlu dilestarikan" tuturnya.
(Yugi Prasetyo/Sindo/kem)