JAKARTA - Penutupan musyawarah nasional (munas) Front Pembela Islam (FPI) digelar hari ini. Pada acara tersebut, FPI menetapkan langkah ke depan mereka yakni membubarkan Ahmadiyah.
Penutupan Munas ini, sekaligus menyosialisasikan hasil Munas pada 9 Desember, kemarin yakni ketetapan dan keputusan antara lain tentang perubahan lambang FPI, penegasan sikap FPI untuk tetap tegas dan terus berjuang membebaskan Ahmadiyah dan mengganyang Sepilis (sekularisme, pluralisme, dan liberalisme).
Selain itu, mengenai rumusan baru FPI yakni merekomendasi pengkajian untuk pendirian partai Islam di bawah kontrol FPI. Program utamanya adalah penerapan syareat Islam dalam bingkai NKRI," ujar Panglima Laskar FPI Ja'far Shiddiq di Markas FPI, Petamburan II, Jakarta Pusat, Kamis (11/12/2008).
Sementara untuk jabatan Ketua Umum FPI masih nama Habib Rizieq Shihab masih terpilih.
Pada kesempatan yang sama, para anggota FPI juga mendesak Presiden Susilo Bambang Yudhoyono untuk membebaskan Rizieq secepatnya.
(lsi)