getting time...

NEWS » News

Pengganti Ideologi Bangsa Harus Keluar dari NKRI

Jum'at, 19 Desember 2008 23:28 wib

JAKARTA - Dewan Pimpinan Nasional Partai Karya Perjuangan (DPN Pakar Pangan) menyatakan tetap memegang teguh keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), dan menolak setiap ideologi yang bertentangan dangan Pancasila dan UUD 1945.

Pemerintah dan aparat penegak hukum juga diminta menerapkan tindakan tegas, kepada siapapun dan kelompok manapun, yang selama ini memaksakan kehendaknya mengganti ideologi negara.

"Bagi warga negara atau partai politik yang berniat mengubah Pancasila dan UUD 1945, silakan keluar dari NKRI. Bagi kami, NKRI adalah harga mati yang tidak bisa ditawar-tawar," kata Sekjen DPN Pakar Pangan Jackson Kumaat, pada acara 'Debat Caleg Muda Kristen' yang digelar Komunitas Wartawan Kristen Indonesia, di Gedung LPMI, Jakarta, Jumat (19/12/2008).

Dalam acara tersebut, juga dihadiri Denny Tewu, dari Partai Damai Sejahtera, Maruarar Sirait (PDI perjuangan) dan A Hok/Basuki TP (Partai Golkar). Pada kesempatan tersebut juga hadir sekitar 100 peserta undangan, termasuk mahasiswa STT Sekolah Tinggi Teologi Injili Arastamar atau Kampus Setia, yang hingga kini masih mengungsi di Bumi Perkemahan Cibubur.

(Iman Rosidi/Trijaya/nov)

  • emo » 0 Tanggapan
    kupret, dasar kutu kupret, berani ngusir emang apa yang lu sudah buat, cuma korupsi, tuh liat moyang loe kupret,
    Beri Tanggapan Laporkan
Terimakasih atas bantuan Anda melaporkan komentar ini.