JAKARTA - Para sopir mengaku mendapat tekanan dari juragan untuk membayar setoran penuh. Padahal sebelum penurunan harga bahan bakar minyak (BBM), mereka bisa bernegoisasi setoran perharinya.
"Sejak BBM turun, kami ditekan bos kami. Setorannya minta full, dulu per hari bisa Rp250 ribu, tapi sekarang Rp325 ribu," kata sopir Kopaja jurusan Lebak Bulus-Tanah Abang, Masri Adrison, Sabtu (20/12/2008).
Meski dengan turunya harga BBM dia mendapat sisa uang, tapi hal itu dibuat untuk menomboki setoran.
"Memang kami ada sisa, tapi uang itu buat nomboki setoran yang minta full," ujarnya.
Meski rencana tarif angkutan umum baru akan diberlakukan pekan depan, saat ini menurut Masri banyak penumpang yang membayar kurang dari tarif yg berlaku, yaitu Rp2.500 untuk Kopaja. Para sopir Kopaja di Terminal Lebak Bulus, Jakarta Selatan, mengeluhkan kebiasaan para penumpang tersebut.
"Sekarang penumpang membayarnya beda-beda, ada yg Rp2.000, ada yg Rp2.500," kata dia.
Seperti diketahui, Direktorat Jenderal Perhubungan Darat, Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia (YLKI), dan Organda sudah sepakat untuk diberlakukannya tarif baru pada pekan depan.
(Novi Muharrami)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.