BANDUNG - Untuk menghadapi Braga Festival 2008 yang dilaksanakan pada 30 dan 31 Desember mendatang, Polwiltabes Bandung melakukan pengalihan jalur di sepanjang Jalan Braga, Bandung.
Kasat Lantas Polwiltabes Bandung AKBP Herukoco mengatakan, penutupan jalan menuju Braga dipastikan menimbulkan kemacetan disekitar jalan di sekitarnya. "Pasti akan menimbulkan kemacetan, kami akan selalu siaga dititik-titik yang dianggap rawan," ujar Heru kepada wartawan, Sabtu (27/12/2008).
Beberapa ruas jalan yang ditutup total selama kegiatan antara lain Jalan Tamblong, Naripan, Cikapundung, dan Banceuy. "Kecuali tamu-tamu yang hendak melihat Braga Festival baru bisa masuk dan parkir dilahan yang kosong," tandasnya.
Selain itu, pegawai yang berkantor di sekitar Jalan Braga pun bisa memarkir kendaraan di tempat yang telah disediakan. "Hanya pegawai yang berkantor di sekitar Braga dan tamu undangan yang boleh masuk. Sedangkan sisanya tidak boleh karena akan padat sekali," tegasnya.
Menurutnya, arus kendaraan dari arah Jalan Asia Afrika tidak bisa belok ke Jalan Cikapundung dan Banceuy. "Kendaraan langsung diluruskan ke arah Suniaraja karena Banceuy diblokir," pungkasnya.
Bila penutupan tersebut berjalan sukses, maka program penutupan total Jalan Braga setiap Sabtu dan Minggu yang dikhususkan untuk pejalan kaki akan dijalankan. "Kita tunggu koordinasi terlebih dahulu dengan Pemkot Bandung terkait hal tersebut," terangnya.
(Yugi Prasetyo/Sindo/teb)