JAKARTA - Era demokrasi dewasa ini, Indonesia terbagi menjadi kelompok-kelompok, terutama dalam masalah partai. Ini membuat kondisi sosial bangsa Indonesia terpecah belah.
"Padahal salah satu persyaratan agar bangsa dapat bangkit, yaitu bangsa tersebut tidak boleh terpecah belah," ujar mantan Ketua Mahkamah Konstitusi Jimly Asshiddiqie saat mengisi orasi Kebangkitan Peringatan 1 Muharram 1430 H di Masjid Al Azhar dengan tema Refleksi Kebangkatia Umat Islam Abd ke-15 H, Jalan Sisimangaraja, Jakarta, Senin (29/12/2008).
Untuk itu Jimly menyambut baik adanya rencana rekonsiliasi parpol yang akan diadakan oleh Masjid Al Azhar pada 10 Januari mendatang. Namun Jimly tetap mengingatkan upaya rekonsiliasi tersebut harus hati-hati.
"Jangan sampai masjid dijadikan sebagai tempat rebutan kepentingan politik. Karena masjid harus dijadikan tempat untuk bersilaturahmi," tegasnya.
Lebeih lanjut, Jimly mengajak kepada seluruh jamaah masjid agar memilih pemimpin yang beriman berilmu dan soleh.
(hri)