JAKARTA - Tragedi tewasnya mahasiswa Indonesia di Nanyang Technological University (NTU) Singapura David Hartanto, masih menyimpan misteri. Meski media Singapura menyebut David menikam profesornya Chan Kap Luk, namun Polisi masih belum memastikan dugaan tersebut.
"Dugaan polisi sementara memang seperti itu, tapi kita masih menunggu hasil akhirnya. Jadi soal dia yang menikan belum pasti," ujar juru bicara Departemen Luar Negeri Teuku Faizasyah kepada okezone melalui sambungan telepon, Â Selasa (3/3/2009).
Sebagai mana diberitakan, David diduga menikam menggunakan pisau 10 cm di lantai 6 kampusnya pukul 10.35 waktu setempat. Setelah itu, dia lari menuju lantai 4, mengiris urat nadinya, lalu meloncat hingga menemui ajal.
Jasadnya ditemukan di bawah gedung dekat blok mesin. Juru bicara kampus teknologi itu memastikan bahwa korban dan pelaku memiliki hubungan sebagai mahasiswa dan dosen pembimbing.
Chan Kap Luk, seorang profesor teknik informatika di ITU, merupakan pembimbing tugas akhir David. Dugaan sementara, David mengalami depresi dalam menyelesaikan tugas akhirnya.(ded)
(M Budi Santosa)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.