Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Usai Pencontrengan, Pejabat DKI Dilarang Mudik

Isfari Hikmat , Jurnalis-Kamis, 02 April 2009 |20:17 WIB
Usai Pencontrengan, Pejabat DKI Dilarang Mudik
A
A
A

JAKARTA - Walikota Jakarta Utara Bambang Sugiyono mengantisipasi pejabatnya tidak ada yang mudik setelah mencontreng pada pemilu, Kamis (9/4/2009) . Pasalnya keesokannya setelah itu dilanjutkan dengan libur nasional dan dilanjutkan libur akhir pekan.

Bambang, Kamis (2/3/2009) memanggil  31  Lurah dan 6 Camat se-Jakarta Utara guna menyampaikan pesannya agar pelaksanaan kerja di wilayahnya masing-masing tetap terjaga. Termasuk menyukseskan kegiatan nasional  Pemilu 2009 hingga sukses dan aman.

Bambang meminta kepada para Lurah dan Camat tersebut agar setelah  melakukan pencoblosan segera kembali ke kantornya masing-masing. "Jangan sampai ada yang pergi ke luar kota atau pulang mudik," ungkapnya. Tujuannya adalah untuk memonitor dan memantau wilayah masing-masing.

Walikota juga mengatakan wilayah Jakarta Utara memiliki beberapa titik rawan konflik, karena wilayah Jakarta Utara warganya sangat heterogen. Dia mencontohkan Jakarta Utara terdiri dari daerah pelabuhan dan pantai yang banyaknya warga kurang mampu di sana. "Mudah-mudahan mereka tak mudah dipengaruhi," harapnya.

Untuk meminimalisir konflik itu terjadi para lurah dan camat, harus mau turun ke wilayahnya masing-masing. Mereka juga sebelum pelaksanaan Pemilu agar lebih dekat dengan masyarakat untuk meningkatkan siskamling di kalangan warga guna menjaga situasi kondusif. "Mudah-mudahan dengan pola ini Jakarta Utara tetap terjaga keamanannya," kata Kasudin Kominfomas Jakarta Utara Hasmi Chalid.    

Apabila ada masalah di wilayah Jakarta Utara, Hasmi juga berharap agar segera bisa diselesaikan. Jika tak terselesaikan maka perlu dikoordinasikan ke tingkat lebih atas. "Sehingga permasalahan tersebut tidak berkembang," tegasnya.

Walikota  juga meminta nomor-nomor ponsel pejabat lurah dan camat-nya. Tujuan dilakukan ini supaya lebih mudah dalam berkoordinasi. Dia juga menegaskan, ponsel mereka jangan sampai dimatikan. Upaya lainnya, HT (Handi Talky) yang dipegang juga harus dimanfaatkan seoptimal mungkin dalam melakukan koordinasi.

(M Budi Santosa)

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement