Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Pasien Suspect Flu Burung di Pekanbaru Meninggal

Banda Haruddin Tanjung , Jurnalis-Kamis, 23 April 2009 |14:34 WIB
Pasien Suspect Flu Burung di Pekanbaru Meninggal
A
A
A

PEKANBARU - Setelah sempat dirawat beberapa hari oleh tim khusus penanganan flu burung RSUD Pekanbaru, Riau akhirnya Sholihin (32) meninggal dunia Kamis,(23/4/2009) pukul 00.30 WIB.

Hal itu terjadi setelah kondisi Slolihin yang  tadi malam memburuk karena  pernapasannya tidak normal. Padahal sebelumnya pihak rumah sakit sempat menyatakan Sholihin  membaik.

"Jadi tadi malam pasien mengalami ganguan pada parunya, sempat dirawat juga, namun akhirnya dia meninggal dunia," kata Kepala Penanggulangan Flu burung RSUD Pekanbaru Azisman Saad, kepada okezone, Kamis (23/4/2009).

Apakah kematian Sholihin warga Teluk Meranti, Kecamatan Teluk Meranti, Kabupaten Pelalawan, Riau karena positif terinveksi virus flu burung, Azizman menyatakan belum mengetahuinya. Mengingat saat ini sampel darah dan usap lendir tenggorokan (swap) yang telah dikirim pihaknya ke Dinas Kesehatan belum keluar.

"Seharusnya hari ini sudah keluarnya hasilnya dia positif atau tidak,  tapi sampai sekarang saya belum mendapatkanya," pungkas Azizman.

Masih menurutnya saat ini jenajah pasien suspeck flu burung telah dibungkus dengan palstik yang sudah disterilkan dan diserahkan pada pihak keluarga tempat asalnya Pelalawan."Jenajah sudah kita serahkan pada pihak keluarga untuk segera dimakamkan," katanya.

Sebelumnya RSUD Pekanbaru juga merawat pasien fluburung yakni Wahyu Ibnu Saputra 2,6 tahun , namun malang balita Pekanbaru ini juga meninggal dan dinyatakan tertular virus flu burung (A5N1).

(Fitra Iskandar)

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement