BANDUNG - Ribuan buruh yang tergabung dalam Serikat Pekerja Nasional (SPN) Jawa Barat kembali mengepung Gedung Sate, Bandung, Jawa Barat, untuk menagih janji Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan, Senin (4/5/2009).
Massa yang sejak pagi sudah berkumpul di depan Kantor Gubernur itu lebih banyak jumlahnya dibanding hari sebelumnya.
Ribuan buruh dari berbagai pabrik di Jawa Barat tersebut tiba sejak pukul 09.30 WIB dengan menggunakan berbagai kendaraan. Mereka menagih janji Gubernur yang akan membuka sejuta lapangan pekerjaan. Namun sebelum janji tersebut dipenuhi, banyak pabrik di Jabar yang justru memberhentikan buruhnya dengan sistem kontrak yang menjerat mereka.
"Sejuta lapangan pekerja itu hingga saat ini belum terelalisasikan dan malah semakin menjerat dengan sistem kontrak yang sangat menyengsarakan kaum buruh," ungkap Ketua Aliansi Serikat Pekerja (ASP) Jabar Ristadi.
Diungkapkannya, di dalam ASP sendiri terdapat organisasi buruh lainnya, antara lain SPN, KSPSI, dan FSPMI. Dalam pernyataan sikapnya, mereka mengeluhkan minimnya kesejahteraan buruh yang mayoristas belum bisa memiliki tempat tinggal.
"Kami menagih janji Gubernur dan meminta Gubernur untuk merekomendasikan revisi Undang-undang Tenaga Kerja ke DPR," tegasnya.
(Yugi Prasetyo/Koran SI/lam)