SUBANG - Menjelang akhir jabatan DPRD periode 2004-2009, seluruh anggota DPRD Subang, Jawa Barat, rajin mengadakan studi banding atau kunjungan kerja ke luar kota. Dalam dua pekan terakhir, sudah dua agenda kunjungan yang dilaksanakan para wakil rakyat itu.
Beberapa waktu lalu, 21 anggota DPRD yang tergabung dalam panitia khusus melakukan studi banding di Yogyakarta terkait rancangan peraturan daerah pengelolaan keuangan dan aset daerah.
Selang sepekan, para wakil rakyat tersebut kembali menggelar kunjungan kerja ke Sulawesi Utara. Tak tanggung-tanggung dalam kunjungan kerja ini, mereka memboyong semua angota DPRD periode berjalan. Menurut Wakil Ketua DPRD, Encep Sugiana, kunjungan mereka kali ini merupakan program semua komisi DPRD.
"Ini program komisi-komisi, sehingga agendanya disesuaikan dengan bidang yang dibawahi masing-masing komisi. Semuanya ikut, termasuk Pimpinan DPRD," kata Encep yang dihubungi melalui telepon selularnya, Senin (4/5/2009).
Dikatakan Encep, seluruh angota DPRD saat ini berada di Minahasa. Mereka baru kembali ke Subang pada Jumat 8 Mei mendatang. Saat ditanya soal anggaran, Encep enggan memaparkan. Dia mengaku tidak mengetahui persis dana yang dihabiskan untuk kegiatan tersebut.
Akibatnya, gedung wakil rakyat yang terletak di Jalan Dewi Sartika, Subang, itu sepi dan tidak ada aktivitas berarti. Bahkan aspirasi rakyat yang hendak disampaikan kepada para wakil rakyat itu terkesan percuma.
Ketua LSM Forum Komunikasi Unsur Subang (Fokus) Hasan AR yang mendatangi gedung DPRD kemarin mengaku kecewa dengan keberangkatan seluruh anggota DPRD. Seharusnya, kata dia, agenda tersebut dilakukan secara bertahap, sehingga pelayanan publik tetap berjalan.
"Jika ini dilakukan secara bertahap, saya kira pelayanan publik tidak tergangu. Sepenting apapun agenda itu, soal aspirasi masyarakat seharusnya tetap menjadi prioritas," tegasnya saat dikonfirmasi terpisah. (Annas Nasrullah/Koran SI/teb)
Silahkan kirim komentar Anda. Kami berhak menghapus komentar apabila diperlukan