BANDUNG - Situasi di lokasi tanah sengketa yang terletak di Kelurhan Babakan, Kecamatan Babakan Ciparay, Kota Bandung semakin mencekam.
Satpol PP dan puluhan Anggota Dalmas Polresta Bandung Barat bersiaga. Sementara itu puluhan warga dan kader Aliansi Gerakan Anti Pemurtadan (AGAP) tak kalah siaganya. Mereka berkumpul dengan membentuk formasi siap menyerang bila Satpol PP kembali berusaha menyegel.
Sejumlah penduduk di sekitar Komplek Taman Sakura RT 06/07, pun enggan keluar rumah karena situasi mencekam. Terlebih, sebelumnya terjadi perang batu antara warga dan aparat.
Sementara itu, korban akibat bentrokan tersebut lebih dari 10 orang, di antaranya dari pihak Satpol PP empat orang, dari warga delapan orang, serta seorang wartawan televisi. "Anggota yang terluka kita bawa ke Rumah Sakit Immanuel," ujar Kepala seksi Operasional Satpol PP, T Subiayakto.
Dalan eksekusi tanah seluas 1.800 meter persegi itu menurunkan empat pleton dengan dibantu pihak kepolisian. dari Polresta Bandung Barat dan Polsekta Babakan Ciparay.
(Yugi Prasetyo/Koran SI/teb)