tragedi sukhoi

NEWS » News

Manohara Sibuk, Pertemuan dengan KBRI Tertunda

Lamtiur Kristin Natalia Malau - Okezone
Senin, 11 Mei 2009 08:05 wib

JAKARTA - Kedutaan Besar RI di Malaysia hingga kini masih menunggu konfirmasi jadwal untuk menemui Manohara Odelia Pinot, istri Pangeran Kerjaan Kelantan Tengku Fakhry.

Meski rencana pertemuan antara utusan KBRI dan Manohara telah disepakati, namun hingga kini Manohara belum bisa ditemui karena terikat jadwal padat protokoler Istana Kelantan.

"Kita belum dapat info terbaru, tapi Manohara itu kan bisa dibilang permaisuri, jadi semua diatur protokol istana," ungkap Juru Bicara Departemen Luar Negeri Teuku Faizasyah saat berbincang dengan okezone, Senin (11/5/2009).

Namun, lanjut Teuku, pihak Kerajaan Kelantan sudah menyatakan kesediaan untuk menerima kunjungan perwakilan pihak KBRI untuk menemui Manohara. Hanya saja, KBRI masih harus menunggu jadwal kosong sang permaisuri.

Seperti diketahui, setelah kabar penculikan Manohara oleh suaminya sendiri yang diungkapkan Daisy Fajarina, kini gilirian kerajaan Kelantan yang memperkarakan Daisy dengan tuduhan pencemaran nama baik.

Perseteruan itu pun akhirnya berujung pada pertemuan antara kerabat dekat Kerajaan Kelantan dengan Dubes RI untuk Malaysia Da'i Bachtiar yang menyepakati rencana pertemuan antara Manohara dengan utusan KBRI dan komunikasi antara pihak keluarga dengan mantan model cantik tersebut.


(fit)

  • Siti afiah » 0 Tanggapan
    Ibu daisy kok kenapa anak masih hijau diizinkan untuk nikah, akibatnya seperti ini kan.. seharusnya ibu sudah mempertimbangkan masak2, apalagi dengan org yang berlainan negara dan juga berlainan budaya..kalo sudah seperti ini ibu juga yang menanggung semua akibatnya...
    Beri Tanggapan Laporkan
  • deni » 0 Tanggapan
    ah...dari dulu sampai sekarang emang sempat banyak yang mati duluan baru yang laen ketolong hua hahaha, dan semua hal tentang manohara dan para TKI kita disana, bahkan tentang blok ambalat adalah sebuah pelecehan dan penghinaan terhadap negeri ini..., semoga Allah menghukum mereka yang dzalim.
    Beri Tanggapan Laporkan
  • Kangaris » 0 Tanggapan
    Pak Da'i dulu berani nangkapi da'i, sekarang berani nggak nangkap putra mahkota he he he. Pertemuan ditunda nunggu lukanya pulih ???
    Beri Tanggapan Laporkan
  • Lusi Susanti » 0 Tanggapan
    Aduh bapak Duta besar knapa harus sibuk ngurusin Manohara yg ada di Penjara"ISTANA" Lebih ngurusin Ratusan ribu "PAHLAWAN DEVISA" kita yang ada di Penjara Seantero Malaysia.
    Beri Tanggapan Laporkan
Terimakasih atas bantuan Anda melaporkan komentar ini.