JAKARTA - Setelah Muktamar di Parung dan Ancol, Majelis Syuro Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) akan kembali menggelar Muktamar dan Musyawarah pimpinan. Salah satu agendanya adalah menyidangkan Ketua DPP PKB Muhaimin Iskandar.
"Agenda utamanya adalah meminta pertanggungjawaban dari kepemimpinan Muhaimin, terkait anjloknya suara PKB pada pemilu yang lalu," ujar Ketua DPW PKB Bangka Belitung Fathur Rahman kepada okezone via telepon, Senin (18/5/2009).
DPW-DPW, lanjut Fathur, menjadi penggagas digelarnya Muktamar sebagai evaluasi dari kepemimpinan Cak Imin, panggilan akrab Muhaimin.
Selain ajang evaluasi, kata Fathur, Muktamar ini juga akan dijadikan tempat untuk meminta alasan terkait dukungan sepihak yang dilakukan PKB untuk pasangan Susilo Bambang Yudhoyono-Boediono.
"Ini melanggar AD ART PKB. Di pasal 17 disebutkan bahwa keuasaan tertinggi kebijakan ada di tangan Dewan Syuro dan Dewan Tanfiz hanyalah pelaksana," ungkapnya.
(ded)