JAKARTA - Sebanyak 105 titik saluran di wilayah Jakarta Utara akan dinormalkan fungsinya. Selain itu, kali-kali besar juga akan dilakukan pengerukan untuk meminimalisir dampak banjir.
Menurut Kasudin PU Tata Air Jakarta Utara Irvan Amtha pengerjaan ini akan dibiayai oleh anggaran APBD DKI Jakarta. Dana yang dibutuhkan berkisar antara Rp100 juta - Rp1,5 milliar. "Saat ini proyek pengurasan dan normalisasi sedang dilakukan tender dan lelang," ungkapnya, Senin (18/5/2009). Selain melakukan penormalan saluran, waduk dan kali di Jakarta Utara juga akan dilakukan normalisasi oleh Pemda DKI Jakarta.
Selain normalisasi saluran mikro, pihaknya juga akan melakukan normalisasi saluran makro seperti di Kali Cakung Lama, Cakung Draine, Lagoa Kanal, Kali Jelakeng (Penjaringan), dan Kali Banglio, Kalibaru.
Menurut tokoh masyarakat Kalibaru, Fhilis Sudianto, mengatakan saluran air yang menghubungkan ke Kali Banglio mulai menyempit. "Jika benar akan dinormalisasi warga menyambutnya dengan baik," jelasnya.
Sebelumnya Gubernur DKI Jakarta Fauzi Bowo berjanji akan melakukan normalisasi sistematis pada kali-kali besar di DKI Jakarta serta saluran air yang tidak berfungsi selama ini. Dengan terlaksananya berbagai program perbaikan ini diharapkan kecemasan warga akan ancama banjir bisa diminimalisir.
(Isfari Hikmat/Koran SI/mbs)