getting time...

NEWS » News

Cari Dukungan, Aburizal-Surya Paloh Mulai Gerilya

Jum'at, 22 Mei 2009 00:06 wib

JAKARTA - Persaingan Ketua Dewan Penasihat Partai Golkar Surya Paloh dan anggota Dewan Penasihat Aburizal Bakrie dalam musyawarah nasional mendatang mulai terlihat. Kedua elite Golkar tersebut mulai bergerilya ke sejumlah daerah untuk mencari dukungan.

Ketua DPD II Partai Golkar Purwakarta, Jawa Barat Dedi Mulyadi menyatakan, kedua pentolan partai berlambang beringin tersebut sudah melakukan komunikasi dengan sejumlah DPD II. Bahkan, mereka juga menyampaikan visi dan misi dalam memimpin Golkar di masa mendatang.

"Sudah pernah bersilaturahmi dengan daerah-daerah. Saya pikir ini langkah yang baik, sehingga setiap daerah mengetahui visi misi para kandidat," kata Dedi, Kamis (21/5/2009).

Dedi yang juga Bupati Purwakarta ini berharap, figur ketua Golkar mendatang harus memiliki orientasi kuat untuk membesarkan partai. Menurut dia, figur yang menempati posisi pimpinan Golkar tidak boleh punya ambisi besar untuk kekuasaan yang membuat beban partai semakin berat.

"Golkar ke depan harus memikirkan pangsa pasar, sehingga bisa memenuhi kebutuhan masyarakat. Kalau hanya memikirkan ambisi kekuasaan, akan sangat berat," ucapnya.

Selain itu, lanjut Dedi, Ketua Golkar mendatang harus mampu bekerja keras. Sebab, tantangan politik di masa mendatang bukan semakin kecil tapi semakin keras. Karena itu, konsolidasi partai harus bisa dilakukan hingga ke tingkat desa.

"Kalau kekuatan mesin politik sudah merambah ke tingkat desa, maka Golkar akan berjaya kembali," paparnya.

Dihubungi terpisah, Wakil Ketua DPD I Partai Golkar DIY John Ke'ban mengaku sudah mendapat informasi kalau Aburizal dan Surya Paloh akan maju dalam munas mendatang. Menurut dia, dua figur tersebut cukup kompetitif dan layak memimpin Golkar.

"Golkar membutuhkan pemimpin yang berkarakter seperti Akbar Tandjung," katanya.

Secara pribadi pihaknya lebih condong kepada Aburizal. Menurut dia, rekam jejak Menko Kesra tersebut sudah teruji baik di birokrasi maupun sebagai pengusaha.

Seperti diberitakan, menjelang Munas Golkar, baik Aburizal maupun Surya Paloh terus melakukan manuver politik. Surya Paloh menggandeng Jusuf Kalla dan Siswono Yudhohusodo.

Rencananya, JK akan ditempatkan sebagai Ketua Dewan Penasihat sedangkan Siswono akan diberi posisi Wakil Ketua Umum. Tak hanya itu, Siswono juga dipersiapkan menempati salah satu kursi pimpinan DPR.

Tak mau kalah, Aburizal juga melakukan manuver politik dengan menggandeng sejumlah tokoh yakni mantan Ketua Umum Golkar Akbar Tandjung dan Agung Laksono. Selain itu ada nama Firman Subagyo, Priyo Budi Santoso, dan Agus Gumiwang Kartasasmita.
(Ahmad Baidowi/Koran SI/lsi)

  • Riena » 0 Tanggapan
    TERUUUUUS............GONTOK2AN AJA..ENDING JK SER LENGSER...GAL GAGAL JD RI-1. ITULAH POLITIK Bro
    Beri Tanggapan Laporkan
Terimakasih atas bantuan Anda melaporkan komentar ini.