WAKATOBI - Pecinta wisata bawah laut patut bergembira karena mulai saat ini tidak perlu repot-repot menempuh jalur laut untuk berwisata di Wakatobi yang terkenal dengan keindahan karang-karangnya.
Mulai hari ini, perjalanan menuju Wakatobi dapat ditempuh melalui jalur udara, karena Bandara Matahora di kabupaten yang terletak di Sulawesi Tenggara itu hari ini diresmikan Menteri Perhubungan Jusman Syafii Djamal, Jumat (22/5/2009).
Menteri Perhubungan juga sempat meninjau pelabuhan Wakatobi karena diharapkan nantinya wisatawan dapat mengakses Kabupaten Wakatobi dengan dua alat transportasi yaitu udara dan laut.
Bupati Wakatobi, Hugua menyatakan bahwa saat ini Bandara Matahora telah merampungkan 1.400 meter panjang lintasan yang rencananya hingga akhir 2009 akan dibangun sampai 1.800 meter. Bandara Matahora akan disuport langsung oleh Bandara Walter Monginsidi Kendari.
Bandara Matahora akan mengambil rute Kendari -Wakatobi dan Wakatobi- Kendari dengan jumlah penerbangan 10 kali dalam seminggu. Saat ini maskapai yang mulai beroperasi adalah SusiAir.
Peresmian bandara ini, menurut Hugua sebagai wujud perhatian pemerintah daerah dan pusat untuk mewujudkan Wakatobi sebagai salah satu pusat kunjungan internasional dan nasional bagi wisatawan yang ingin menyaksikan ?~surga bawah laut' di segitiga karang dunia yang merupakan wilayah yang memiliki spesies karang terbanyak di dunia.
Dalam hitungan statistik pertumbuhan ekonomi, Pemda menaksir jika bandara ini bisa berjalan sebagaimana mestinya, pendapatan masyarakat perbulan diperkirakan bisa mencapai USD450 di tambah lagi jika pesawat berbadan besar sejenis boeing 737 sudah dapat didaratkan di Bandara Matahora .
Gubernur Sulawesi Tenggara Nur Alam yang ikut menyaksikan peresmian berjanji akan mendukung dan membantu membangun titik transportasi udara di beberapa wilayah di beberapa kabupaten Sulawesi Tenggara.
Dia optimistis pengoperasian Bandara Matahora akan meningkatkan kunjungan wisatawan ke Wakatobi, karena selama ini saja tercatat kunjungan wisatawan cukup tinggi. Pertahunnya sekira 4 ribu turis mancanegara dan domestik mengunjungi pusat -pusat wisata bawah laut Wakatobi.
(Ahmad Nizar/Global/fit)