JAKARTA - Sudah jatuh tertimpa tangga. Itulah peribahasa yang tepat bagi mantan Menteri Sekretaris Negara Yusril Ihza Mahendra.
Setelah Partai Bulan Bintang gagal dalam pemilu, kali ini kediamannya di Jalan Karang Asem Utara Nomor 32, Setiabudi, Jakarta Selatan, disatroni pencuri dini hari tadi, Jumat (22/5/2009).
Menurut Kapolsek Setiabudi Komisaris Polisi Ajie Indra, komplotan pencuri disinyalir beraksi sekira pukul 03.30 WIB. "Para pelaku diperkirakan naik melalui tembok samping rumah dan langsung masuk ke lantai dua," ujar Ajie kepada wartawan di kediaman Yusril.
Dia menambahkan, kemungkinan para pencuri tersebut beraksi saat hujan tujun. Pasalnya, jejak kaki dan telapak tangan para pelaku membekas di tembok samping rumah dosen Universitas Indonesia tersebut.
Menanggapi kejadian ini, Yusril mengaku sejumlah harta miliknya raib digondol maling. Di antaranya uang tunai Rp70 juta, kamera digital, dan telepon genggam. "Orang rumah tidak ada yang tahu. Beruntung, laptop saya tidak diambil," tandasnya.
Hingga berita ini diturunkan, sejumlah aparat kepolisian masih melakukan olah TKP di kediaman Yusril. "Para pelaku masih dalam tahap pencarian," pungkas Kapolsek Ajie.
(teb)