tragedi sukhoi

NEWS » News

Ratna Sarumpaet: Daisy, Fokuslah Pada Manohara!

Irma Yani - Okezone
Senin, 25 Mei 2009 16:25 wib

JAKARTA - Ratna Sarumpaet meragukan kesungguhan Daisy Fajarina memperjuangkan nasib putrinya, Manohara Odelia Pinot, yang diduga mendapat tindakan kekerasan dari suaminya, Tengku Fachry dari Kerajaan Kelantan.  

Pasalnya, hingga saat ini bukti-bukti penganiayaan terhadap model cantik tersebut tidak pernah jelas. Ratna akhirnya memutuskan mencabut bantuan advokasi untuk Manohara.

"Jadi karena membingungkan dan tidak ada kesungguhan dari Daisy, saya mengatakan stop. Saya mengimbau kepada Daisy fokuslah kepada anakmu. Jangan jalan-jalan menikmati media," papar Ratna di Bareskrim Mabes Polri, Jakarta, Senin (25/5/2009).    
 
Bahkan, dia menduga ada kebohongan publik dalam kasus yang sempat menghebohkan itu. "Saya mengatakan ada dugaan pembohongan publik," ungkapnya.

Bila kasus ini benar-benar serius, tentunya Daisy akan berjuang mati-matian agar anaknya kembali dengan menyelesaikan masalah hukumnya.

"Ini bukan masalah minta maaf. Ini kasusnya bukan aku dan Daisy yang terpenting adalah Daisy menyiapkan bukti untuk Mabes, sehingga bisa ketemu anaknya," tandas dia.

Seandainya masalah Manohara ini dapat dibuktikan secara hukum, Ratna berani membawa persoalan tersebut ke Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB). "Sebenarnya aku perang di PBB juga bisa, tapi kini tak ada bukti. Aku mau beramtem sama siapa, buktinya apa," ujar Ranta yang berbicara menggebu-gebu.

Dia mengaku terganggu dengan sikap Daisy yang tak jelas. "Yang paling membuat saya terganggu adalah berulang kali meminta bukti seperti baju yang katanya bekas diperkosa, lalu SMS tapi sampai hari ini tidak pernah disampaikan," paparnya yang mengaku kesal dengan ketidakkonsistenan Daisy.

"Saya ragu jangan-jangan betul Manohara dalam kesulitan, tetapi ibunya tak punya kesungguhan untuk menyelesaikan. Atau jangan-jangan sama sekali tak ada kasus," sambung Ratna.

Menurut dia, kasus Manohara ini harus dituntaskan sebab menyangkut dua negara. Dikhawatirkan TKI dan tenaga guru di Malaysia terkena imbas karena sampai sekarang bukti adanya penganiayaan terhadap Manohara belum diserahkan.
(ram)

  • syam » 0 Tanggapan
    saya sependapat dengan ratna. saya dapat memahami kegeraman ratna terhadap sikap santai daisy nangani penganiayaan yang dialami anak kandungnya sendiri. hasil visum dan alat bukti lebih di butuhkan untuk membela mano dari pada tampil di tv2 mencari sensasi murahan. kita jangan terjebak dengan keterangan sepihak. dan pihak yang kita dengar sekarang masih di ragukan kredibilitasnya sebagai ibu yang baik. baru kali ini aku tau ada ibu kaya yang sudi anaknya tidak sekolah demi harta.
    Beri Tanggapan Laporkan
  • syam » 0 Tanggapan
    saya sependapat dengan ratna. saya dapat memahami kegeraman ratna terhadap sikap santai daisy nangani penganiayaan yang dialami anak kandungnya sendiri. hasil visum dan alat bukti lebih di butuhkan untuk membela mano dari pada tampil di tv2 mencari sensasi murahan. kita jangan terjebak dengan keterangan sepihak. dan pihak yang kita dengar sekarang masih di ragukan kredibilitasnya sebagai ibu yang baik. baru kali ini aku tau ada ibu kaya yang sudi anaknya tidak sekolah demi harta.
    Beri Tanggapan Laporkan
  • Muara Firdaus Siahaan » 0 Tanggapan
    Ratna, mudah mudahan dugaan saya salah.Dugaan saya anda sepertinya jatuh cinta sama keluarga kelantan. Atau barangkali anda ingin jadi permaisuri kelantan. Kalau memang itu yang jadi keingiananmu aku mau kok jadi comblangmu.Semoga dugaan saya juga salah karna kayaknya langkah sepak terjang anda sepertinya ingin cari perhatian keluarga kelantan.Kalau itu benar , aduh sungguh keji... Saya berharap anda mau melihat cermin sesaat setelah kau baca komen saya ini. Masih adaksh malu dalam dirimu? Entahlah .Mungkin masih ada mungkin juga sudah nggak ada, habis .......
    Beri Tanggapan Laporkan
  • cinta » 0 Tanggapan
    Ratna serumpet ngumpet,bela abis-?an keluarga kelantan,dijejelin ringgit X lu yee
    Beri Tanggapan Laporkan
  • fafa » 0 Tanggapan
    hai ratna anda ini aktivis pembela siapa? setelah mano bicara (seblmx anda ngmg knp mano tdk telp kapolri dll) sekrg stlh mano bicara, anda koq ,malah blg mano bohong,,,apa mgkn mano bs bohong didpn para pejabat KBRI, polisi singapura, FBI, dan Kedubes AS,,sudahlah kl emg dl ga bs tlg mano,, akui sj.ga usa berdalih mcm2/ ngmg mcm@.tanpa kasus mano pun ,hub malasya-RI sdh tidak baik aplg sekrg ini ambalat lg memanas krn mrk melecehkan kehormatan bangsa kita.. ga salah tuh suruh mano minta maaf..udalah ga usa jd aktivis...
    Beri Tanggapan Laporkan
Terimakasih atas bantuan Anda melaporkan komentar ini.