getting time...

NEWS » News

Jaringan Waria Penjual ABG Sidoarjo Dibongkar

Senin, 25 Mei 2009 16:49 wib
Foto-foto cewek ABG yang diperdagangkan Novi.(Abdul Rouf)
Foto-foto cewek ABG yang diperdagangkan Novi.(Abdul Rouf)

SIDOARJO - Polres Sidoarjo berhasil membongkar jaringan perdagangan perempuan dibawah umur (trafficking), Senin (25/5/2009) siang. Gadis-gadis itu oleh pelaku dijadikan pemuas nafsu lelaki hidung belang.

Terbongkarnya kasus penyediaan jasa esek-esek gadis di bawah umur ini bermula ketika polisi menangkap Novi (23), asal Desa Bening Kecamatan Gondang, Kabupaten Mojokerto. Waria bernama asli Vino Aditya itu kini mendekam di tahanan Mapolres Sidoarjo.

Kasat Reskrim Polres Sidoarjo, AKP Viktor D. Mackbon SIk, mengatakan penangkapan tersangka berawal dari informasi masyarakat terkait adanya transaksi terhadap sebut saja SA, gadis asal kawasan Gedangan. SA yang masih berusia 17 tahun, rencananya akan ditawarkan tersangka Novi kepada seorang lelaki hidung belang.

Dari informasi itu, kemudian ditelusuri oleh polisi dan ternyata benar adanya. Polisi kemudian menangkap tersangka dirumah kosnya, Jalan Pahlawan III Gang IA No. 3, Sidoarjo.

Dari tangan Novi, polisi menyita sejumlah barang bukti. Yaitu, dua buah ponsel milik tersangka dan lima lembar foto cewek yang diduga sebagai gadis panggilan, serta uang tunai Rp 150 ribu.

Novi tidak bisa berkelit lagi, dia mengakui terus terang perbuatannya. Bahkan dia juga mengaku, cewek-cewek belia itu ditawarkan kepada lelaki hidung belang yang umumnya para eksekutif muda atau pengusaha.

Tarif yang ditawarkan terbilang cukup tinggi. Untuk short time, satu gadis ditawarkan antara Rp 500 ribu hingga Rp 800 ribu. Sedangkan untuk booking semalam ata long time, tarifnya mencapai Rp 2 juta.

Namun, harga itu tidak harga mati, tergantung dari dia melobi lelaki hidung belang yang membutuhkan jasa esek-esek yang dia sediakan. "Tergantung lobi kita mas, kalau pintar lelaki yang membutuhkan gadis itu mau membayar Rp 2 juta," tandasnya.

Lalu berada dia mendapat komisi dari jasa esek-esek ini?. Waria berambut kecoklatan ini mengaku mengaku mendapat antara Rp500 ribu sampai Rp750 ribu dan tergantung besaran tariff yang disetujui lelaki hidung belang.
(Abdul Rouf/Koran SI/fit)

Terimakasih atas bantuan Anda melaporkan komentar ini.