getting time...

NEWS » News

Empat Imigran Bermasalah Diduga Dilepas Petugas

Banda Haruddin Tanjung - Okezone
Rabu, 27 Mei 2009 21:02 wib

PEKANBARU - Empat tahanan imigran gelap asal Afganistan yang ditahan pihak imigrasi Bagan Siapi-api, Kabupaten  Rokan Hilir (Rohil), Riau kabur dari selnya. Polisi menduga lepasnya mereka karena ada unsur kesengajaan

Keempat tahanan itu sebelumnya ditahan karena tak memiliki paspor. Menurut polisi selama ditahan mereka dibiarkan bebas berkeliaraan di area kantor Imigrasi Rohil. Tidak seperti tahanan lainya.

"Saya baru mendapatkan laporan ada tahanan yang kabur, kita mencurigai ada unsur kesengajaan, dan para tahanan rupanya sudah kabur tiga hari lalu" tegas Kapolres Rohil AKBP Rohmad Nursaid kepada okezone, Rabu, (27/5/2009).

Dia menambahkan, seharusnya para tahanan sudah dikirim ke kantor Imingrasi Batam, Provinsi Kepulauan Riau yang merupakan sentral dari seluruh tahanan di Pulau Sumatera. "Ini kenapa malah imigran gelap disuruh jalan-jalan keluar kantor, ya akhirnya kabur, mengenai ada kolusinya kita masih selidiki," pungkasnya.

Ditanya mengenai kemungkinan para tahanan kabur masih dalam dalam area Rohil, Kapolres belum bisa memastikanya namun kemungkinan besar para tahanan yang kabur itu melarikan diri melalui jalur perairan.

Keempat imigran Afganistan  yang melarikan diri tersebut adalah M Nabi, Hidar Ali dan pasangan suami-istri Ahmad Farid dan Fardanah. "Rencananya hari ini pihak petugas Imigrasi akan kita periksa, terkait kenapa bisa kabur dan adanya kelalaian," katanya.

Seperti diketahui Aparat Kepolisian Rohil mengamankan 21 Imigran gelap termasuk yang kabur ini  di jalan Lintas Riau-Sumatra Utara tepatnya di kilometer 7 Kecamatan Bangko Pusako, Rohil, 14 Mei lalu. Saat itu bus ALS yang mereka tumpangi dengan tujuan Medan menabrak seorang pengendara motor hingga tewas.

Namun penumpang bus semua selamat. Namun setelah dicek polisi ternyata 21 penumpang di dalamnya adalah WNA Afghanistan yang kabur karena negaranya dilanda perang.


(ful)