Foto: Isfari Hikmat/Koran SI
JAKARTA - Pekan budaya Pe Cun yang dirayakan masyarakat China setiap tanggal lima bulan lima resmi dibuka Walikota Jakarta Utara Bambang Sugiyono di Galangan VOC, Penjaringan, Jakarta Utara.
Kegiatan yang berlangsung hingga Minggu (31/5/2009) mendatang digelar untuk mengangkat budaya masyarakat China guna menarik wisatawan mancanegara, termasuk memberdayakan potensi obyek wisata di Jakarta Utara.
Jakarta Utara memiliki 35 kilometer panjang pantai yang berpotensi sebagai tujuan wisata dengan 15 tempat bersejarah. "Budaya China cukup banyak ditemukan di wilayah Jakarta Utara," ungkap Bambang Sugiyono.
Pihaknya sangat mendukung kegiatan budaya seperti ini, termasuk berniat untuk memperbaiki tempat-tempat bersejarah guna dijadikan obyek wisata. Ke depan diharapkan kegiatan pekan budaya Pe Cun dapat digelar terus dengan lebih menarik dan lebih meriah.
Galangan VOC merupakan satu di antara tempat bersejarah itu. Selain itu rumah Si Pitung di kawasan Cilincing hingga Kota Tua di Penjaringan akan terus dilakukan pembenahan lebih baik termasuk dengan memperbaiki infrastruktur yang ada.
Menurut Kartiwa Suwati selaku Ketua Panitia kegiatan, pekan budaya Pe Cun dirayakan setiap tanggal lima bulan lima dalam penanggalan Imlek (Go Gwee Cee Go). "Tahun ini perayaan jatuh tepat pada tanggal 28 Mei 2008," ungkapnya.
Pe Cun atau Dua Wu Jie juga merupakan perayaan sekaligus penghormatan kepada seorang negarawan dan sastrawan China bernama Qu Yun. Dia dikenal pada Dinasti Ciu (403-231 sebelum masehi). Konon Qu Yun menerjunkan diri ke sungai karena kecintaannya kepada negara dan para sahabat yang berusaha mencegah namun gagal. Akhirnya bersama penduduk dia melemparkan bacang sebagai penghormatan agar memberikan perlindungan kepada Qu Yun. Perayaan ini dilakukan oleh masyarakat China di seluruh dunia, termasuk di Indonesia dengan memakan bacang.
(Isfari Hikmat/Koran SI/ful)
Silahkan kirim komentar Anda. Kami berhak menghapus komentar apabila diperlukan