JAKARTA - Ikatan Pemuda Nahdatul Ulama (IPNU) menggelar acara Pra Kongres di Hotel Mega, Jakarta Pusat. Dalam acara yang ditutup kemarin malam banyak keputusan yang telah dihasilkan.
Salah satu kesepakatan yang muncul adalah perlunya kader IPNU menguasai perkembangan teknologi informasi. "Sehingga pelajar NU tidak gagap dengan kemajuan zaman" tegas M Rikza Chamami, Ketua IPNU Pusat di kantor PBNU Jalan Kramat Raya, Jakarta, Sabtu (30/5/2009).
Menurutnya, perkembangan teknologi informasi dan komunikasi (TIK) telah memberikan pengaruh terhadap dunia pendidikan khususnya dalam proses pembelajaran. "Komunikasi sebagai media pendidikan juga dilakukan dengan menggunakan media-media komunikasi seperti telepon, komputer, internet, E-mail dan lainnya" jelas Rikza yang juga menjadi Sekretaris Stering Commite Kongres IPNU.
Di masa-masa mendatang, arus informasi akan makin meningkat melalui jaringan internet yang bersifat global di seluruh dunia dan menuntut siapapun untuk beradaptasi dengan kecenderungan itu kalau tidak mau ketinggalan jaman..
Dengan memperhatikan hal-hal di atas, jelas sekali TIK mempunyai pengaruh yang cukup berarti terhadap proses dan hasil pembelajaran baik di kelas maupun di luar kelas. TIK telah memungkinkan terjadinya individuasi, akselerasi, pengayaan, perluasan, efektivitas dan produktivitas pembelajaran yang pada gilirannya akan meningkatkan kualitas pendidikan sebagai infrastruktur pengembangan sumber daya manusia secara keseluruhan.
Melalui penggunaan TIK setiap siswa akan terangsang untuk belajar maju berkelanjutan sesuai dengan potensi dan kecakapan yang dimilikinya. Pembelajaran dengan menggunakan TIK menuntut kreativitas dan kemandirian diri sehingga memungkinkan mengembangkan semua potensi yang dimilikinya.
Dalam menanggapi kontroversi haramnya Facebook, tentunya tidak kaget. Sehingga keberadaan jejaring sosial itu tidak perlu dipersoalkan. "Namun jika kader IPNU tidak paham teknologi informasi, tentu akan ikut-ikut setuju dengan keharaman Facebook" tambah Rikza. (ful)
Silahkan kirim komentar Anda. Kami berhak menghapus komentar apabila diperlukan