Rampok Beraksi di Arcamanik, USD10 Ribu Melayang

Selasa, 02 Juni 2009 12:14 wib | Yugi Prasetyo - Koran SI

BANDUNG - Baru saja Toko Bangunan Kurniawan di Jalan Bowling No 1 Arcamanik RT 06/14 Kelurahan Sukamiskin Kecamatan Arcamanik, dibuka. Tiba-tiba saja enam perampok datang dan menyekap penjaga toko.

Para pelaku yang berjumlah enam orang itu berhasil menggondol uang tunai sebesar USD10 Ribu, sejumlah persiapan dan laptop. Total kerugian yang dialami korban diperkirakan sebesar Rp120 juta.

Kejadian tersebut terjadi sekira pukul 07.00 WIB. Pelaku menumpang kendaraan roda empat jenis Suzuki APV warna hitam. Saat tiba di lokasi, salah satu dari mereka turun dan masuk. Pelaku berpura-pura hendak membeli baut, linggis dan obeng. Saat itu, pemilik toko bangunan, Benny Kurniawan langsung melayani. Begitu, semua barang yang dipesan tersedia.

Empat orang pelaku lainnya menyusul dan tiba-tiba mereka langsung menyergap. Beni Kurniawan, pegawai toko, Jimun dan pembantu rumah tangga, Diah disekap. Selain itu, mereka pun menyekap putra Benny, Daniel beserta istrinya, Feni di lantai dua.

Pelaku sempat mengancam korban ditembak bila tidak mengindahkan semua perintah mereka.Usai menyekap, pelaku kemudian mencari barang-barang berharga.

Di kamar Feni, pelaku menggondol uang tunai senilai USD10 Ribu. Selain itu pelaku juga membawa sejumlah perhiasan dan juga laptop dengan nilai kerugian mencapai Rp120 juta. Usai menguras barang-barang korban, pelaku langsung melarikan diri.

Daniel yang ikatannya longgar, berusaha melarikan diri dengan memecahkan kaca di lantai dua. Kemudian dirinya menghubungi orangtuanya di Jakarta dan langsung menghubungi Polresta Bandung Timur. Tidak berapa lama petugas tiba di TKP dan langsung melakukan olah TKP.

Kapolresta Bandung Timur AKBP Martinu Sitompul didampingi Kasat Reskrim AKP Djamudin Pasaribu mengatakan pelaku tidak menggunakan senjata tajam dan juga senjata api.

"Mereka menggondol uang tunai 10 Ribu USD yang awalnya hendak diberikan nasabah karena Feni merupakan pegawai salah satu bank di Kota Bandung," tegas Djamudin.

Saat ini petugas masih melakukan penyelidikan dengan memperlihatkan sejumlah foto pelaku spesialis perampokan kepada para korban. Hal itu dikarenakan untuk mempermudah pelacakan para pelaku. (Yugi Prasetyo/Koran SI/fit)

Download dan nikmati kemudahan mendapatkan berita melalui Okezone Apps di Android Anda.

BERITA TERKAIT

BERIKAN KOMENTAR ANDA

BACA JUGA »