getting time...

NEWS » News

Polisi: Penculik Ocha Minta Rp1 M, Tak Masuk Akal

Selasa, 2 Juni 2009 15:13 wib

BLITAR - Kepolisian Resor Kota Blitar menilai uang tebusan Rp1 miliar yang dilontarkan penculik Alfida Rosa Atsila Suhartono (14) alias Ocha tidak rasional. Menurut keterangan  Kepala Kesatuan Reserse dan Kriminal Polresta Blitar Ajun Komisaris Polisi Purdiyanto, nilai Rp1 miliar terlalu besar.

Hal itu mengingat Priyo Suhartono (42) hanya seorang PNS yang menjabat sebagai Sekretaris Dinas Pendapatan dan  Keuangan Daerah (DPKD)  yang merangkap Plh DPKD Pemkot Blitar (dulu Kabag Keuangan)

Kalaupun bisa dipenuhi, menurut Purdiyanto, uang yang diberikan penculik berasal dari uang negara.

"Saya kira penculik ini berlebihan minta tebusan sampai Rp1 miliar. Mungkin kalau ratusan juta bisa dipenuhi. Kalaupun satu miliar bisa dipenuhi, tentu akan melibatkan uang negara," ujarnya kepada Seputar Indonesia, Selasa (2/6/2009).

Menurut Purdiyanto, pihaknya saat ini lebih terfokus pada sosok penculik. Dari penyelidikan polisi, penculik Ocha adalah seorang wanita. Wanita setengah baya ini yang menjemput Ocha saat turun dari bus di Kec Glenmor Kabupaten Banyuwangi.  

Polisi ingin menegaskan,  siapakah wanita dan apa hubungannya dengan keluarga Ocha. "Kalau ini diketahui, tentu kita lebih mudah mengungkap kasus ini. Karena segala kemungkina bisa terjadi," pungkasnya.
(Solichan Arif/Koran SI/fit)