JAKARTA - Ketua Komisi Pemilihan Umum Abdul Hafiz Anshary menegaskan tidak ada penunjukan langsung dalam hal pengadaan teknologi informasi (TI).
"Tidak pernah ada penunjukan langsung, semua sesuai prosedur dan nanti akan kita bahas," ujar Hafiz Anshary sebelum memasuki gedung KPK, Jalan HR Rasuna Said, Jakarta, Rabu (3/6/2009).
Dia menambahkan, anggaran IT KPU mencapai Rp20 miliar dan paling besar untuk jasa telekomunikasi.
Sebelumnya, Indonesia Parliamentary Center mengindikasikan dugaan korupsi pada pengadaan pemindai yang terlihat dari adanya surat edaran KPU Pusat yang menentukan spesifikasi tertentu. Indikasi lainnya, terlihat dalam buruknya perencanaan pengadaan dan penunjukkan langsung rekanan yang terkesan dilakukan secara tergesa-gesa.
Sementara itu, kedatangan Hafiz Anshary dan anggota KPU lainnya ke KPK pagi ini untuk sosialisasi pemilihan presiden serta mengklarifikasi dan menjelaskan mengenai pengadaan IT, dalam hal prosedur pengadaan dan komponen IT.
(lsi)