SIDOARJO - Warga Desa Mindi, Kecamatan Porong resah, pasalnya di areal tanah kosong dekat permukiman mereka muncul semburan lumpur. Meski lumpur yang keluar tidak panas seperti di pusat semburan, namun semburannya cukup banyak.
"Ketinggian semburan sampai setengah meter. Semburan yang keluar bukan air tapi lumpur berwarna pekat," ujar Daryanto, warga Mindi yang rumahnya berdekatan dengan semburan baru itu, Rabu (3/6/2009).
Semburan lumpur itu muncul sejak Selasa 2 Mei 2009 sore, awalnya kecil namun semakin membesar. Hari ini semburan lumpur bertambah besar. Beruntung semburan muncul di dekat saluran irigasi sehingga bisa dialirkan dan tidak meluber ke pemukiman pendudukan.
Warga lega, karena semburan lumpur yang mulai membesar Rabu siang ini berhenti. "Kami sudah cemas jangan-jangan semburan lumpur ini bertambah besar seperti pusat semburan," ujar Pak Rebo, warga Mindi yang pertama kali mengetahui semburan lumpur itu.
Meski demikian, warga masih dirundung kecemasan karena khawatir kalau semburan lumpur itu akan menyembur lagi. Pasalnya di sekitar semburan lumpur itu juga bermunculan gelembung kecil yang juga mengeluarkan lumpur.
Ketika semburan lumpur berhenti, Daryanto mencoba memasukkan bambu sepanjang 5 meter kedalam semburan itu. "Saat saya masukkan bambu itu masuk ke tanah semuanya. Jadi kami masih khawatir semburan lumpur itu muncul lagi," tandasnya.
Untuk mengamankan lokasi, tim pemantau gas dari BPLS memasang papan peringatan diekat semburan. "Gas yang keluar dari semburan itu masih di bawah batas. Sehingga belum membahayakan, kebanyakan yang keluar adalah lumpur," ujar Dodi Irnawan, ketua tim pemantau gas BPLS.
Humas BPLS, Akhmad Zulkarnain mengaku, pihaknya sempat khawatir kalau semburan lumpur itu akan meluas seperti semburan lumpur yang saat ini menenggelamkan sekitar 400 hektar. "Ketika kami cek lagi, ternyata sudah berhenti," tandasnya Rabu (3/6/2009).
Zulkarnain menambahkan, saat ini semburan baru yang muncul di sekitar semburan sebanyak 115. Namun, kondisinya fluktuatif kadang muncul kadang berhenti. Ada semburan yang dulu berhenti kini menyembur lagi. (Abdul Rouf/Koran SI/fit)
Silahkan kirim komentar Anda. Kami berhak menghapus komentar apabila diperlukan