JOMBANG - Banjir tak hanya membuat warga menderita akibat genangan airnya. Seorang warga dinyatakan hilang lantaran terseret arus air, Selasa, 2 Juni 2009 malam.
Hingga sore tadi, korban yang diketahui bernama Ngateno (55), warga Desa Penggaron, Kecamatan Mojowarno itu belum juga ditemukan.
Menurut saksi dari warga, sore sebelumnya, korban mandi di sungai bersama salah satu tetangganya, Suhar. Namun saat tengah asyik mandi, tiba-tiba datang arus besar dan korban menghilang di antara derasnya arus sungai.
Suhar yang mengetahui kejadian itu, tak bisa menyelamatkan korban. Suhar juga ketakutan dan berupaya minggir. Lalu Suhar mencari batuan warga lain, terang Monik, salah satu tetangga korban.
Diduga, korban memang tak bisa berenang dan tak kuat menahan derasnya arus. Hingga sore ini, warga terus berupaya mencari keberadaan korban dengan menyusuri sungai. "Warga akan melakukan ritual dengan menggelar Kuda Lumping agar korban bisa ditemukan," terang Monik. (Tritus Julan/Koran SI/fit)
Silahkan kirim komentar Anda. Kami berhak menghapus komentar apabila diperlukan